|
Rumah
Sakit Dr.Achmad mochtar Bukittinggi
|
TINDAKAN INJEKSI INTRA VENA
|
||
|
No. Dokumen
|
No. Revisi
|
Halaman
|
|
|
Standar
Operasional Prosedur
|
Tanggal
terbit
|
Ditetapkan Direktur
Dr.Hj.Ermawati.MM
|
|
Pengertian Injeksi Intra Vena :
Ø Injeksi ini
dilakukan dengan menyuntikkan obat kedalam pembuluh darah vena
Ø Sudut
penyuntikan 15o-30 o kemudian sejajar dengan vena
Ø
Tempat penyuntikan pada vena yang terlebih dahulu dicari vena bagian distal
kemudian ke bagian proksimal.
Tujuan :
Ø Injeksi
intravena diberikan jika diperlukan reaksi obat yang cepat
Prosedur
:
1.
Alat
a.
Spuit dengan jarum no.22-25
b. Kapas alkohol
c.
Obat dari ampul atau vial
d. Sarung
tangan bersih
e.
Catatan pengobatan
f.
Tourniquet
g. Bak
injeksi
h.
Bengkok
i.
Perlak
2. Pasien
a.
Sapa pasien dengan senyum ramah
b.
Jelaskan prosedur tindakan
Kerja :
1)
Tutup tirai atau pintu
2)
Cuci tangan
3)
Ambil obat sesuai dosis
4)
Pakai sarung tangan
5)
Posisikan pasien nyaman dan rileks
6)
Tentukan vena yang akan ditusuk ( vena basilika dan vena chefalika), syarat
vena: tidak bercabang, bukan bekas
tusukan, kulit tidak berbulu.
7)
Pasang perlak di bawah area yang akan disuntik
8)
Bila vena sudah ditemukan ( misal vena basilika) atur lengan lurus dan pasang
tourniquet sampai vena benar-benar dapat dilihat dan diraba
9)
Siapkan spuit yang sudah berisi obat, bila masih terdapat udara dalam spuit,
maka udara harus dikeluarkan
10) Bila
klien terpasang veinflon, bersihkan port penyuntikan yang mengarah ke aliran iv
yang utama dengan kapas alkohol.
11) Buka
aliran port i.v tersebut dan buka jarum spuit kemudian masukkan spuit tanpa
jarum ke dalam veinflon dan suntikkan obat.
12) Tusukkan
jarum ke dalam vena dengan posisi jarum sejajar dengan vena dengan sudut 15-30
13)
Lakukan aspirasi dengan cara menarik plunger spuit. Bila darah sudah terhisap
lepaskan tourniquet dan dorong obat pelan-pelan ke dalam vena
14)
Setelah obat masuk vena, segera tarik spuit, usap dengan kapas alkohol dengan
sedikit menekan
15)
Kembalikan pasien pada posisi yang nyaman.
16)
Tutup dan buang spuit, ampul / vial ditempat yang telah tersedia (sampah medis
untuk benda tajam)
17)
Observasi respon pasien terhadap penyuntikan
18)
Lepas sarung tangan dan cuci tangan
19)
Dokumentasikan prosedur (5T+1W: Tepat obat, tepat dosis, tepat pasien, tepat
waktu, tepat cara pemberian dan waspada)
20)
Observasi efek samping obat (kemerahan, nyeri dan panas)
Terminasi
a.
Berikan pujian pada klien
b. Ucapkan terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar