Kamis, 19 Juni 2014

CONTOH SOP (STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR) INJEKSI iv


Rumah Sakit Dr.Achmad mochtar Bukittinggi
TINDAKAN INJEKSI INTRA VENA
No. Dokumen

No. Revisi
Halaman


Standar Operasional Prosedur

Tanggal terbit

Ditetapkan Direktur
Dr.Hj.Ermawati.MM


Pengertian  Injeksi  Intra Vena :
Ø  Injeksi ini dilakukan dengan menyuntikkan obat kedalam pembuluh darah vena
Ø  Sudut penyuntikan 15o-30 o kemudian sejajar dengan vena
Ø     Tempat penyuntikan pada vena yang terlebih dahulu dicari vena bagian distal kemudian ke bagian proksimal.

Tujuan      :
Ø    Injeksi intravena diberikan jika diperlukan reaksi obat yang cepat

 Prosedur  :
                       1.  Alat
a.       Spuit dengan jarum no.22-25
b.      Kapas alkohol
c.       Obat dari ampul atau vial
d.      Sarung tangan bersih
e.       Catatan pengobatan
f.       Tourniquet
g.      Bak injeksi
h.      Bengkok
i.        Perlak



2. Pasien
a.       Sapa pasien dengan senyum ramah
b.      Jelaskan prosedur tindakan
           Kerja    :
1)      Tutup tirai atau pintu
2)      Cuci tangan
3)      Ambil obat sesuai dosis
4)      Pakai sarung tangan
5)      Posisikan pasien nyaman dan rileks
6)      Tentukan vena yang akan ditusuk ( vena basilika dan vena chefalika), syarat vena:    tidak bercabang, bukan bekas tusukan, kulit tidak berbulu.
7)      Pasang perlak di bawah area yang akan disuntik
8)      Bila vena sudah ditemukan ( misal vena basilika) atur lengan lurus dan pasang tourniquet sampai vena benar-benar dapat dilihat dan diraba
9)     Siapkan spuit yang sudah berisi obat, bila masih terdapat udara dalam spuit, maka udara harus dikeluarkan
10)  Bila klien terpasang veinflon, bersihkan port penyuntikan yang mengarah ke aliran iv yang utama dengan kapas alkohol.
11)  Buka aliran port i.v tersebut dan buka jarum spuit kemudian masukkan spuit tanpa jarum ke dalam veinflon dan suntikkan obat. 
12) Tusukkan jarum ke dalam vena dengan posisi jarum sejajar dengan vena dengan sudut 15-30
13)        Lakukan aspirasi dengan cara menarik plunger spuit. Bila darah sudah terhisap lepaskan tourniquet dan dorong obat pelan-pelan ke dalam vena
14)        Setelah obat masuk vena, segera tarik spuit, usap dengan kapas alkohol dengan sedikit menekan
15)        Kembalikan pasien pada posisi yang nyaman.
16)        Tutup dan buang spuit, ampul / vial ditempat yang telah tersedia (sampah medis untuk benda tajam)
17)        Observasi respon pasien terhadap penyuntikan
18)        Lepas sarung tangan dan cuci tangan
19)        Dokumentasikan prosedur (5T+1W: Tepat obat, tepat dosis, tepat pasien, tepat waktu, tepat cara pemberian dan waspada)
20)        Observasi efek samping obat (kemerahan, nyeri dan panas)
     Terminasi
a.  Berikan pujian pada klien
b.  Ucapkan terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar